HUT KNPI Ke-53: Saad Budiman Lubis Ajak Pemuda Menjadi Cahaya Perubahan Menuju Indonesia Emas

Berita37 Dilihat

DetikSR.id Jakarta – Semangat persatuan, optimisme, dan tekad membangun negeri mewarnai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-53 Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) yang dirangkai melalui kegiatan Silaturahmi dan Dialog Kebangsaan di Gedung Pemuda DPP KNPI, Jakarta Selatan, Jumat (24/7/2026) malam.

Mengusung tema “Pemuda Sebagai Pelopor Kemajuan Bangsa”, kegiatan tersebut menjadi ruang refleksi sekaligus konsolidasi bagi generasi muda untuk memperkuat komitmen dalam mengawal masa depan Indonesia. Acara berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan, ditandai dengan prosesi pemotongan tumpeng sebagai ungkapan syukur atas perjalanan 53 tahun KNPI dalam mengabdikan diri bagi pembinaan dan pemberdayaan pemuda Indonesia.

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Umum DPP KNPI Saad Budiman Lubis, S.Pd.I., M.M., Sekretaris Jenderal DPP KNPI Roy Stevy Wendy, S.E., M.M., Bendahara Umum Rachmad Akbar, S.E., Ketua Majelis Pemuda Indonesia (MPI) DPP KNPI Prof. Dr. Ilyas Indra, S.H., M.H., M.M., beserta jajaran pengurus dan tokoh-tokoh kepemudaan dari berbagai daerah.

Dalam pidato kebangsaannya, Saad Budiman Lubis menegaskan bahwa usia ke-53 KNPI bukan sekadar peringatan seremonial, melainkan momentum untuk memperkuat peran pemuda sebagai kekuatan moral, sosial, dan intelektual dalam mengawal pembangunan nasional.

“Bangsa ini tidak dibangun oleh mereka yang menunggu kesempatan, tetapi oleh mereka yang berani menciptakan kesempatan. Pemuda Indonesia harus menjadi cahaya perubahan, bukan sekadar mengikuti arus zaman, melainkan menjadi penentu arah perjalanan bangsa. Mari kita buktikan bahwa energi, gagasan, dan karya pemuda mampu membawa Indonesia menjadi bangsa yang lebih maju, adil, dan bermartabat,” ujar Saad.

Ia menambahkan, Indonesia membutuhkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas, kepedulian sosial, dan keberanian untuk mengambil tanggung jawab dalam menghadapi tantangan global.

“Persatuan adalah kekuatan terbesar pemuda. Ketika kita bersatu, tidak ada tantangan yang terlalu besar untuk dihadapi. KNPI harus menjadi rumah bersama yang melahirkan pemimpin-pemimpin berintegritas, inovator, wirausahawan, serta tokoh bangsa yang mengabdikan dirinya untuk kemajuan Indonesia. Mari kita wariskan optimisme, bukan pesimisme; karya, bukan sekadar wacana; dan pengabdian, bukan kepentingan pribadi,” tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal DPP KNPI Roy Stevy Wendy menekankan bahwa pemuda harus berani mengambil peran dalam setiap kebijakan strategis bangsa. Menurutnya, arah pembangunan nasional harus dijawab oleh generasi muda melalui inovasi, kewirausahaan, penguasaan teknologi, serta semangat nasionalisme yang kuat.

“Pemuda harus menjadi pelaku perubahan. Jangan hanya menjadi penonton terhadap berbagai kebijakan strategis bangsa. Saatnya generasi muda hadir dengan solusi, karya, dan kontribusi nyata agar kekayaan serta potensi Indonesia benar-benar memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi rakyat,” ujar Roy.

Dialog berlangsung dinamis dengan berbagai pandangan mengenai pentingnya menjaga persatuan, memperkuat nasionalisme, serta mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan ekonomi, teknologi, dan geopolitik dunia.

Menutup rangkaian Dialog Kebangsaan, Ketua Majelis Pemuda Indonesia (MPI) DPP KNPI Prof. Dr. Ilyas Indra, S.H., M.H., M.M., mengajak seluruh kader KNPI menjadikan usia ke-53 sebagai momentum memperkuat dedikasi dan pengabdian kepada bangsa.

“Semangat 53 tahun KNPI adalah semangat dedikasi dan pengabdian. Hari ini kita membuktikan bahwa kekuatan kolektif adalah jawaban mengapa kita semua menjadi bagian dari KNPI. Dengan persatuan, kita akan terus melahirkan gagasan, karya, dan kepemimpinan yang membawa manfaat bagi Indonesia,” tuturnya.

Peringatan HUT ke-53 KNPI menjadi penegasan bahwa organisasi kepemudaan terbesar di Indonesia ini akan terus menjadi rumah besar pemuda lintas daerah, profesi, dan latar belakang untuk melahirkan generasi yang berkarakter, berintegritas, serta siap mengawal terwujudnya Indonesia Emas melalui semangat persatuan, inovasi, dan pengabdian kepada bangsa.(Red/Djo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *