Respon Cepat, Polres Musi Rawas Tanggapi Warga Diserang Beruang di Sukakarya

Berita Daerah123 Dilihat

DetikSR.id MUSIRAWAS — Seorang petani di Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan, menjadi korban serangan beruang liar saat berada di kawasan perkebunan di Dusun Kertayasa, Desa Ciptodadi I, Kecamatan Sukakarya.
Korban diketahui bernama Junaidi (47), warga Dusun I Desa Ciptodadi I. Peristiwa tersebut terjadi ketika korban sedang beraktivitas di area kebun yang berada tidak jauh dari kawasan hutan.

Akibat serangan satwa liar tersebut, korban mengalami sejumlah luka di bagian tubuhnya dan langsung dievakuasi warga bersama pihak terkait untuk mendapatkan penanganan medis.
Saat ini, korban menjalani perawatan intensif di RSUD dr. Sobirin Musi Rawas.

Menanggapi kejadian itu, Kapolres Musi Rawas, AKBP Agung Adhitya Prananta, S.H., S.I.K., M.H., menyampaikan rasa prihatin atas insiden yang menimpa korban sekaligus mengimbau masyarakat agar lebih waspada saat beraktivitas di kawasan perkebunan maupun area yang berdekatan dengan habitat satwa liar.
“Kami mengimbau masyarakat, khususnya para petani yang beraktivitas di dekat kawasan hutan atau perkebunan rawan, agar meningkatkan kewaspadaan.
Saat pergi ke kebun usahakan tidak sendirian dan hindari beraktivitas terlalu pagi maupun hingga larut malam,” ujar Kapolres.
Kapolres juga meminta warga tidak bertindak nekat apabila menemukan keberadaan satwa liar, seperti mendekati atau mencoba memburunya sendiri.

Menurutnya, apabila masyarakat menemukan jejak maupun kemunculan satwa liar, warga diminta segera melapor kepada aparat desa, Bhabinkamtibmas, maupun pihak Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) agar penanganan dapat dilakukan secara aman dan tepat.

Selain itu, Polres Musi Rawas melalui Polsek Jayaloka akan meningkatkan patroli serta berkoordinasi dengan instansi terkait guna mengantisipasi terjadinya kembali konflik antara manusia dan satwa liar di wilayah tersebut.

Saat ini aparat kepolisian masih melakukan pemantauan di sekitar lokasi kejadian guna memastikan situasi tetap aman dan masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan waspada. ( Rif’at Achmad )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *