DetikSR.id LUBUKLINGGAU – Wali Kota Lubuklinggau, H. Rachmat Hidayat, menghadiri langsung kegiatan Gerakan Bersama Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (Gebrak Rutilahu) yang dilaksanakan di Kelurahan Ponorogo, Kecamatan Lubuk Linggau Utara II.
Dalam kegiatan tersebut, Wali Kota juga melakukan peletakan batu pertama sebagai tanda dimulainya pembangunan rumah bagi masyarakat yang membutuhkan.
Program Gebrak Rutilahu ini bersumber dari APBD Provinsi Sumatera Selatan dan dilaksanakan secara serentak di seluruh kabupaten/kota se-Sumatera Selatan.
Kegiatan ini turut dihadiri Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru, secara virtual melalui Zoom Meeting.
Dalam sambutannya, Rachmat Hidayat menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Lubuklinggau terus berupaya melakukan kolaborasi lintas sektor guna mempercepat penanganan rumah tidak layak huni.
“Kita sudah berkolaborasi bersama Baznas dan Forum CSR. Bagi masyarakat yang belum masuk dalam DTSEN, akan kita masukkan ke dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kota Lubuk Linggau,” ujarnya.
Ia menjelaskan, masih terdapat masyarakat yang layak menerima bantuan namun belum terdata dalam sistem. Oleh karena itu, pemerintah daerah akan melakukan pendataan ulang agar bantuan dapat tepat sasaran.
“Solusinya, akan kita masukkan ke DTKS, sehingga masyarakat yang benar-benar membutuhkan, khususnya yang rumahnya tidak layak huni, dapat kita bantu,” tambahnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten II Setda Kota Lubuklinggau Emra Endi Kesuma, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Febrio Fadilah, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Endi, Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum Fahni, Kepala Dinas Kesehatan Marlinda, Kepala Dinas KB Deasy Novia, Plt Kepala Bappeda Ira Dwi, Kepala Dinas Sosial Hasan UY, Camat Lubuklinggau Utara II May Suhada, serta sejumlah perwakilan Organisasi Perangkat Daerah ( Rif’at Achmad ).












