Mengungkap Kekuatan Republik Islam Iran

Berita61 Dilihat

Oleh Yus Dharman,SH.,MM ,M.Kn
Advokat/Ketua Dewan Pengawas FAPRI (Forum Advokat & Pengacara Republik Indonesia)

DetikSR.id Jakarta 17 April 2026- Di Iran, Agama tidak hanya berfungsi sebagai identitas spiritual, tetapi juga sebagai dasar legitimasi politik, ekonomi, hukum dan ideologi negara.

Ulama (terutama Pemimpin Tertinggi)
Yang disebut Rahbar memegang otoritas spiritual sekaligus otoritas pemerintahan tertinggi, yang sekarang dijabat oleh Mojtaba Khamenei.

Rakyat di wajibkan menjadikan Al-Quran dan Hadist sebagai way of life and way of thinking dalam kehidupan sehari-hari, Seperti menebalkan keimanan, jujur, tabah, kerja keras, sabar dan ikhlas, ternyata hal tersebut merupakan pondasi kekuatan pertahanan keamanan rakyat semesta/Hankamrata secara nasional, dan sebagai sarana mobilisasi massal untuk berani melawan penindasan dan “imperialisme global”. serta dijadikan landasan Garis besar Haluan Negara.

Doktrin itu pula yang membuat tingkat kejahatan di grass root relatif rendah meskipun di tingkat elit, korupsi nya masih terbilang tinggi.

Selain minyak sebagai penopang utama pendapatan Negara,
UMKM di Iran pun tidak kalah andilnya, sebagai pendorong roda ekonomi nasional, terutama di sektor pertanian, perikanan, peternakan, Pupuk, kerajinan, dan jasa-jasa lain nya yang menyerap banyak tenaga kerja

Sinergi cerdas antara ajaran agama dengan ekonomi, dan Hankamrata menciptakan jaringan politik‑militer yang kuat,

Doktrin Jihad dalam ajaran islam ditekankan sehingga menciptakan militansi dalam masyarakat, berani melawan Negara adi daya AS+Israel dan sekutu-sekutunya,

meskipun di embargo oleh AS dan sekutu-sekutunya selama 45 tahun,
Iran tetap berdiri tegak, mampu membangun industri alutsista secara mandiri, tetap “kuat” dan relatif tahan tekanan.

Sanksi internasional bukan melemahkan justru mendorong masyarakat Iran bekerja keras membangun industri pertahanan dalam negeri yang maju.

Guna memperluas dan memperkuat pengaruh geopolitik sekaligus melindungi keamanan dan kepentingan nasionalnya, IRAN menciptakan Proksi,
Di Lebanon ada Hizbullah,
Houthi di Yaman, Hashd al‑Shaabi (Pasukan Mobilisasi Populer) dan kelompok seperti Asa’ib Ahl al‑Haq milisi Irak pro Iran, Hamas dan Palestinian Islamic Jihad (PIJ/Jihad Islam Palestina), dsb.

Tujuan nya adalah sebagai alat strategis untuk memperkuat posisi geopolitik, menekan musuh, dan mempertahankan rezim tanpa meningkatkan risiko konfrontasi langsung dengan blok AS‑Arab.

Disamping Kekuatan dalam sistem pertahanan nya, Iran juga di untungkan oleh letak geografis nya,
Di bagian barat dikelilingi oleh dua pegunungan besar, Zagros, sedangkan di bagian utara membentang Pegunungan Alborz, menciptakan pagar alam yang sangat kokoh, sulit di tembus invasi kekuatan asing.(*/Red)

-Referensi dari berbagai sumber-

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *