Menpora Erick Thohir: MotoGP Mandalika 2026 Dongkrak Ekonomi Daerah, Penonton Tembus 157.875 Orang

Berita124 Dilihat

DetikSR.id Jakarta, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir menilai penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2026 memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah, khususnya di Nusa Tenggara Barat (NTB).

Selain memperkuat daya tarik pariwisata Indonesia di mata dunia, ajang balap motor kelas internasional tersebut dinilai membuka peluang usaha dan meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat setempat.

Pernyataan itu disampaikan Erick di Paddock Sirkuit Internasional Mandalika, Lombok Tengah, NTB. Menurut dia, penyelenggaraan ajang olahraga berskala internasional tidak hanya berorientasi pada kompetisi, tetapi juga dapat menjadi penggerak ekonomi daerah melalui peningkatan kunjungan wisatawan dan aktivitas usaha.

“Dan saya rasa event-event ini membuktikan apa? Membantu ekonomi daerah,” kata Erick, sebagaimana pernyataannya yang diterima di Jakarta pada (12/10/2026).

Erick menilai tingginya antusiasme penonton menjadi salah satu faktor yang membuka peluang bagi masyarakat untuk memperoleh manfaat ekonomi dari penyelenggaraan MotoGP.

Kehadiran pengunjung dari berbagai daerah, termasuk wisatawan yang datang untuk menyaksikan balapan, berpotensi meningkatkan permintaan terhadap berbagai layanan pariwisata.

Sektor akomodasi, kuliner, transportasi, perdagangan, hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menjadi bagian dari ekosistem ekonomi yang dapat bergerak seiring meningkatnya jumlah pengunjung.

“Pak Gubernur NTB dan masyarakat setempat pun menyambut gembira kesuksesan gelaran tahun ini,” ujar Erick.

Rekor 157.875 Penonton

MotoGP Mandalika 2026 mencatatkan rekor jumlah penonton selama tiga hari penyelenggaraan.
Berdasarkan data Dorna yang disebutkan dalam laporan penyelenggaraan, total kehadiran penonton mencapai 157.875 orang, meningkat dibandingkan dengan edisi 2025 yang mencatat 140.324 penonton.

Dengan demikian, jumlah penonton tahun ini bertambah 17.551 orang atau sekitar 12,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Kehadiran penonton menunjukkan besarnya daya tarik MotoGP Mandalika sebagai salah satu agenda olahraga internasional yang digelar di Indonesia.

Antusiasme tersebut juga memperlihatkan potensi kawasan Mandalika untuk terus dikembangkan sebagai destinasi wisata olahraga atau sport tourism.

Berdasarkan data Dorna, jumlah penonton pada hari pertama tercatat sebanyak 39.510 orang. Angka itu meningkat menjadi 53.296 orang pada Sabtu, sebelum mencapai puncaknya pada Minggu dengan 65.069 penonton.

Peningkatan jumlah penonton tersebut menjadi indikator penting bagi penyelenggaraan ajang berikutnya. Namun, besarnya jumlah pengunjung juga perlu diikuti dengan pengelolaan destinasi, pelayanan wisata, transportasi, serta fasilitas pendukung yang memadai agar pengalaman penonton tetap terjaga.

Dampak Ekonomi Perlu Dirasakan Masyarakat

Dalam kesempatan tersebut, Erick juga menyinggung laporan Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal mengenai penurunan angka kemiskinan di provinsi itu.

Ia memandang penyelenggaraan kegiatan internasional sebagai salah satu peluang untuk memperkuat perekonomian daerah melalui pariwisata dan aktivitas usaha masyarakat.

Meski demikian, penurunan angka kemiskinan tidak dapat secara otomatis dikaitkan dengan penyelenggaraan MotoGP semata.

Dampak ajang tersebut terhadap kesejahteraan masyarakat perlu dilihat melalui indikator yang lebih terukur, seperti peningkatan pendapatan pelaku usaha lokal, penyerapan tenaga kerja, tingkat hunian penginapan, serta perputaran belanja wisatawan.

Tantangan berikutnya adalah memastikan manfaat ekonomi tidak hanya terkonsentrasi di kawasan sirkuit atau dinikmati pelaku usaha berskala besar.

Keterlibatan UMKM, pedagang lokal, pengusaha transportasi, pekerja pariwisata, dan masyarakat di sekitar Mandalika menjadi faktor penting untuk memperluas distribusi manfaat.

Selain itu, keberlanjutan dampak ekonomi perlu menjadi perhatian setelah balapan berakhir. Pengembangan paket wisata, promosi destinasi unggulan NTB, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penyelenggaraan kegiatan pendukung di luar jadwal MotoGP dapat membantu menjaga aktivitas ekonomi sepanjang tahun.

Mandalika dan Peluang Sport Tourism Indonesia

Rekor jumlah penonton MotoGP Mandalika 2026 memperkuat posisi ajang tersebut sebagai salah satu instrumen promosi pariwisata dan olahraga Indonesia.

Dengan dukungan infrastruktur, promosi internasional, serta partisipasi pelaku usaha lokal, Mandalika memiliki peluang untuk menarik lebih banyak wisatawan dan memperluas pasar pariwisata NTB.

Namun, keberhasilan penyelenggaraan tidak cukup diukur dari jumlah penonton dan kelancaran balapan. Ukuran penting lainnya adalah seberapa besar belanja wisatawan berputar di daerah, berapa banyak usaha lokal yang terlibat, serta sejauh mana manfaat tersebut berkontribusi terhadap peningkatan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat.

Karena itu, capaian 157.875 penonton menjadi modal penting bagi pengembangan MotoGP Mandalika pada masa mendatang. Pekerjaan selanjutnya adalah mengubah tingginya antusiasme penonton menjadi manfaat ekonomi yang lebih luas, terukur, dan berkelanjutan bagi masyarakat Nusa Tenggara Barat.

Ervinna

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *